Gerentes Hate

Tentang kata hati…


Leave a comment

Tentang Senja

Biarkan aku sejenak
berbaring disini…

ada yang masih ingin kupandang…
yang selama ini senantiasa luput….

*SDD, Hatiku Selembar Daun

********************************

Entah sejak kapan saya menyukai senja
Dan semburatnya yang jingga
Atau keemasan seperti ini…

Seperti ada magnet raksasa yang menarik untuk menikmatinya lama lama…

Menanti misteri yang tiba setelahnya…

Ada yang takut menyambut kegelapan
Ada yang bersuka cita dalam temaram
Ada yang bernyanyi dalam sunyi
Ada juga yang menghela dalam diam

Senja hanya sejenak tiba
Sebelum matahari tenggelam
Berpelukan dengan malam

Advertisements


Leave a comment

Tentang

itulah kenapa
Allah menciptakan dua telinga dan satu mulut

untuk lebih banyak mendengar dari pada bercerita

itulah kenapa

sabar itu seharusnya lebih luas daripada samudera

sebab seharusnya tak ada kata lelah untuk belajar

memahami ikhlas, meski dalam kesendirian


Leave a comment

PADA RINDU

maka pada apakah rindu itu
pada biru, jingga atau kelabu?

sementara waktu kehabisan kata

maka lewat apakah rindu itu?
jika udara terasa beku?
dan angin seolah lewat begitu saja

sementara jemari kehabisan kata

maka dalam apakah rindu itu?
masihkah kertas kertas menanti ketikan kita seperti dulu
mengejanya sepanjang jalanan berdebu
dalam rona merah jambu

maka pada apakah rindu itu?
masihkah jejak basah diatas sajadah
pada lirih di senja resah

sungguh…rindu itu padamu

131114


Leave a comment

Tuh kaaaan…

Ku tak tau harus memulai dari mana
Sang waktu pun selalu terus mengejarku kesana
Terbang melayang lalu menghilang….

Lirik soundtrack opera sabun lawas Tokyo Love Story ini suka terngiang setiap saya ingin nulis

Mau nulis apa ya?
Masih sebatas gerentes….

Ayo semangat mi….!


Leave a comment

Selamat Jalan Kak Aya

https://m.facebook.com/profile.php?id=1488728370

image

hari itu…senja gasibu ceria dengan senyum dan tawa hangatnya
kami hanya berputar putar di areal jajanan wisata kuliner kecap berlogo warna hijau itu. seingat ku, kita hanya berputar putar gak makan apa apa…
Lalu di seberang gedhng sate nyegat taksi yang hendak membawa kawan kawan k travel cipaganti gak dapet2…
akhirnya ikutlah kita ke PvJ untuk nonton film midnight
perut melilit ditraktir mas Wib di KFC. waktu itu dirimu pesan apa ya kak?
lali…
yang pasti saya ingat, Om Wisnu bilang”siap siap deh gak konsent nonton film klo ada Aya…berisik…tiap adegan dikomentarin…”
hahaha…tenang saja kakak…gw jg sama;p
aslinya sih pengen nonton the Queen klo g salah waktu itu, yg tentang ratu inggris. tapi jadinya malah nonton film monster korea. ya lumayanlah…namanya juga ditraktir ngikut aja…qqqq #peaaaaaace

dan 1/2 3 dini hari kita menembus bandung utara lewat angkot ciroyom lembang yang sudah mulai berlalu lalang

tunggu, jangan masuk dulu kak.kamarku berantakan tak karuan seperti hatiku saat meninggalkannya (jiaaah) sambil menunggu dirimu menerjang dinginnya air di kamar mandi. dan setelah rapih seadanya, kitapun terlelap sekejap saja

sekejap? ya iyalahhh….pagi2 dirimu janjian dengan para bodyguard itu untuk pulang ke jakarta, dan aku harus menuju sumedang dengan kantuk yang masih menggayut

sekali itu saja kita bertemu ya kak.undangan walimahanmu tak sempat kuhadiri
semenjak MP almarhum, hanya sesekali kita berbalas koment di FB

MP…
ya multiply tempat pertama kita bertukar sapa. seingatku sih pas ada bahasan soal Food Combining eh apa berat badan ya

membaca getirmu lewat catatan itu…juga cerita singkat menjelang tidur kita malam itu..
aku tau kau wanita yang kuat kakak sayang…tentang cinta…tentang keluarga…sungguh…

tentang semua sakit dan kehilanganmu, tentang ketegaranmu…sungguh, aku masih harus berguru padamu,,,

disaat sakitmu yang lagi lagi tak bisa kuhampiri…
aku tahu, bahwa betapa orang-orang di sekelilingmu mencintaimu, adik adik…suami…keluarga…dan tentu saja, CAB dan MPers kita tercinta…

Selamat jalan Kak Aya…

Allahummaghfirlaha…Wa’aafihi wa’fu’anha wa akrim nuzuulaha…


Leave a comment

Ibu Teladan

Belum lama¬† duduk…kepala sekolah Auf menghampiri
“Umi…nanti pas pengumuman Bunda teladan, siap-siap ya…sama Mama Sayyidina Alhamdulillah masuk nominasi”

Blaaaaank

Bunda teladan????

Memang sih…yg di test “hanya” membaca satu ayat AlQuran saja, plus menjawab pertanyaan tentang seputar pengasuhan anak.

Secara teori mah memang mudah…
Tapi praktiknya???

Duuuuuh…..
Emosi yang luar biasa tak stabil,
Manajemen waktu yang acak acakan
Rasanya …,.speechless

Saat menulis harapan kami tentang Auf….sejujurnya saya menulis harapan untuk diri saya pribadi
Semoga saya bisa menjadi Umi yang sabar,yang bisa mendidik anak2 saya dengan lembut dan penuh kasih sayang,yang bisa menjadi tempat berlabuh saat mereka lelah….

Terima kasih abang
Sudah mengajarkan Umi tentang sabar ^_^


Leave a comment

Obituari Fahri 2

Tante kembali nak….
Tapi ruang tunggu itu sepi tiada senyum kuat dan hangat mama dan ayahmu…meski penuh orang menunggu kerabat mereka d ICU
Air zamzam itu belum sempat kau sentuh, masih utuh…Kata mama, kalau Fahri sehat pengen minum glek-glek ya?

image

Ada serombongan perempuan cantik datang.mungkin mau besuk. Ah jadi ingat teman teman mama nak….hampir tiap hari ada yang datang…fahri sempat ketemu kan?

Fahri pasti bangga sama mama, seperti tante.sebab mama fahri hampir tak pernah tante lihat menangis

Semua yang datang bilang mama hebat,kuat …

Ohya, ada yang baru pertama bertemu mama, setelah selama ini hanya silaturahim di ruang maya.tapi InsyaAllah ikatan hati terikat kuat.bahkan bertambah kuat…lihat nak….ini sebab fahri sayang….

Bukan…bukan tante bersyukur atas sakit atau pergi mu…hanya mengambil hikmah lain dari semua ini.
Timeline penuh dengan do’a untukmu…merinding rasanya.bahkan sebagian besar mereka tidak mengenalmu langsung selain dari cerita mamamu via dunia maya ini

Kata Tante Rika yang tengah malam berani datang sendiri,tadi malam fahri wangiii sekali…
tante Ayi, tante fika,tante yentri yg hampir sayang setiap hari, tante ferra dan Irene yang menghibur ayah dan mama, tante selvy, tante kikie tante Mira tante fitria dan semuanya….hanya bisa memeluk mama,pun dari jauh

Ah…kau sudah sampai dan bersiap ke peraduan terakhirmu ya nak?

Do’a kami selalu bersamamu…

#maaf,kita gak jadi jalan2 keliling jakarta. InsyaAllah diganti Marsya suatu saat y?